SEBUAH HUBUNGAN
Setelah diturunkan dari jabatan kabid di PMK hahaha.. Tuhan banyak disiplinkan gua, yuu mari. *terima kasih untuk pendisiplinannya, Bapa*.
Salah satu dari sekian banyak hal yang Dia tegaskan dalam hidup gua adalah tentang hal ini. Tentang Hubungan. Hal-hal yang lain akan segera menyusul di notes-notes berikutnya.. yuu.. ahaah
Guys, kita percaya bahwa Tuhan uda mati buat dosa-dosa kita, amin? Yang belum tau, belum percaya, belum ngerti, sok sini kita ketemuan
sambil makan siang, minum lemon tea, kita ngobrol tentang keselamatan! Yuu..
nah, Ibrani 10:19-20 bilang karena pengorbananNya, kita bisa datang penuh keberanian ke hadapan Tuhan. Gak ada tabir lagi di antara kita dan Tuhan.
Kita gak perlu lagi sembelih-sembelih domba, lembu lagi , ritual ini itu untuk bertemu dengan Tuhan. Kita gak lagi bicara soal tempat ketika bicara soal bertemu dengan Tuhan. Ketika kau masuk kamar, kau jalan di kampus, kau ada di kelas, kau nyetir motor, mobil, naek angkot kau bilang, “Tuhan aku mau berjumpa denganmu” maka Tuhan hadir amin? Ketika kau bilang, Tuhan aku mau dengar suaraMu, Tuhan bicara, amin? *oh c’moon Dia gak bisu gitu lho..*
Nah, more dari sekedar keselamatan, apa yang Tuhan rindukan adalah sebuah hubungan. Yang namanya HUBUNGAN, harus DIBANGUN. So simple, kita dengan sesama kita punya lingkaran-lingkaran tertentu.
Ada orang-orang yang kita kenal cuma sebatas say-hi doang, kalau saya sering banget lupa nama orang-orang yang masuk kategori ini hehee.
Ada orang-orang yang mungkin lebih dekat, masuk kategori temen. Kita tau namanya, kita suka jalan bareng, kita suka ke perpus bareng, makan bareng, tapi just that. kita gak tau problem dia yang terdalam apa, keluarga dia seperti apa, kesukaan dia apa, dst.
Ada orang-orang yang mungkin sangat dekat, masuk kategori sahabat. Di mana ada kita, di situ ada dia. Kita tau dia kaya apa, mulai dari kejelekan sampai kelebihannya. Kita saling bergesekan, saling menajamkan, kita tau masalah dia seperti apa, dst.
Semua tergantung seperti apa kita bangun hubungan dengan orang itu betul?
Hal yang sama terjadi antara kita dan Tuhan. Ada anak-anak Tuhan yang hubungan sama Tuhan sebatas say-hi doang. Say-hi, pas doa makan, “Tuhan saya makan dulu, berkati makanan, amin.”. Say-hi waktu malem doang mau bobo, “Tuhan jagain saya..” yu mari.. Say-hi WAKTU HARI MINGGU DOANG. Iya lah, saya agama Kristen, kalau gak ke gereja apa kata dunia? Kalau gak ke gereja, nanti dimurkain Tuhan? Kalau gak ke gereja, ntar sial satu minggu. Jadi ke gereja, say-hi, setor muka, supaya hidup saya baik-baik saja. (kesian banget kayanya Tuhan tuh hobi ngehukum gitu ya..)
Kalau ada masalah, wuuuhh, langsung terbirit-birit nyari Tuhan. :”Tuhan, tolong ini dong..” “Tuhan, tolong itu dong..” “Tuhan gua pengen ini,” “Tuhan gua pengen itu..”
Yeh,memangnya Tuhan doraemon?! kalau gak dikasi sama Tuhan, pundung, bilang Tuhan jahat.. Tingkahnya persis si nobita ..yuu mari..
orang-orang tipe ini, kalau diajak ngomongin Tuhan, gak seneng lama-lama. Cukup permukaan aja tentang Tuhan. Saya ke gereja, saya punya alkitab, saya berdoa makan dan tidur. Cukup. Tolong jangan ngomong terlalu jauh, alergi saya.. shuuh.. shuuh..
Ada anak-anak Tuhan yang masuk golongan kedua. Mereka punya ‘hubungan’ yang seolah-olah lebih sama Tuhan. Biasanya ditunjukkan dengan AKTIVITAS-AKTIVITAS buat TUHAN .aka. PELAYANAN. Orang-orang ini biasanya sudah kenal yang namanya saat teduh.. terus rajin melayani di gereja atau di wadah-wadah ‘kristen’ lainnya.
Orang-orang semacam ini biasanya pengetahuannya soal Tuhan banyak. Kadang-kadang hafal beberapa ayat alkitab dan suka ngutip-ngutip ayat. Terus kalau ngelakuin sesuatu biasa mereka juga suka menyebut nama Tuhan. (yang paling parah ada yang gak ngelakuin firman yang sering banget mereka gembar-gemborkan)
Tapi kalau diajak ngomongin Tuhan lebih dalem, mereka akan mulai risih. Terutama kalau ngomongin soal kehidupan bersama Tuhan. mereka akan BINGUNG ketika ditanya soal, kehendak Tuhan, kegerakan Tuhan, apa yang Tuhan suruh dalam hidupmu.?
Biasanya mereka akan bilang gini, “Ah, kamu terlalu fanatik.. biasa-biasa aja lah, gak usah lebay..” (Sampe sekarang gua gak ngerti apa artinya fanatik. biarin aja dibilang fanatik, gak peduli, yang gua cari toh perkenanan Tuhan, bukan manusia, lanjut!)
see? See?
mereka golongan ‘teman’. mereka mau berinteraksi dengan Tuhan, tapi gak MAU BUKA HIDUP LEBIH JAUH untuk Tuhan. mereka buat batas-batas untuk Tuhan.
Tuhan, cukup sampai sini ya Tuhan boleh masuk. Untuk bagian kuliah, pergaulan, pasangan hidup, gaya hidup, masa depan, TUhan jangan coba-coba ikut campur. Saya tau sih firman soal pergaulan yang buruk merusak kebiasaan yang baik, saya tau firman bahwa pasangan hidup kita harus yang seimbang, tapi.. gak usa terlalu lebay la ya Tuhan? yang penting saya pelayanan, saya tau beberapa ayat alkitab, saya rajin ke gereja, it’s enough. EGO nya yang jadi raja dalam hidupnya, bukan TUHAN!
Man? Percayalah, Tuhan robek tabir pemisah kita dneganNya bukan supaya kita dan dia sekedar punya hubungan say-hi or sekedar ‘temen’ aja. Tapi untuk sebuah hubungan yang lebih dalam!
Kalau kita baca firman, Tuhan sering banget kasih ilustrasi bahwa kita dan dia seperti Bapa dan anak, sahabat, bahkan seperti mempelai pria dan wanita. Man? dalem banget itu! Kebayang gak, gak mungkin kan lo menikah dengan seseorang yang gak lo kenal atau cuma say-hi aja di dalam hidup lo?
Bagi yang uda berpasangan pasti ngerti deh gimana senengnya membangun hubungan dengan pasangannya. SMS setiap saat, telepon, jalan bareng, ngapain sih ngelakuin semua? karena kita mau kenal pasnagan kita lebih lagi amin?
Sama dong dengan Tuhan. Dia pengen kita jadi sahabat-sahabatNya . Gua punya sahabat-sahabat. Dan kita seneng banget saat-saat di mana kita bisa ketemuan, ngobrol bareng, cerita ini itu sampe waktu kayanya gak kerasa gitu yah?
Orang-orang yang tipe ini, mereka menjadikan Tuhan RAJA dalam hidupnya. Mereka bukan sekedar tau firman, tapi mereka menjadi PELAKU FIRMAN amin?
Camkan baik-baik, Kualitas hubunganmu dengan TUHAN NGGAK DITENTUKAN DARI SEBERAPA BANYAK AKTIVITAS ‘ROHANI’MU DENGAN TUHAN! Tapi Seberapa JAUH HIDUPMU SELARAS DENGAN KEHENDAKNYA! simple to say, SELARAS DENGAN FIRMANNYA. (Gimana tau hidup saya selaras dengan Firman? Baca Firman — so, semua saling sait-mengkait
) Kalau minjem bahasanya Daud, orang-orang ini kesukaannya adalah taurat Tuhan dan merenungkannya siang dan malam
So maaf, saya nggak terkesan dengan orang-orang yang rajin ke gereja, rajin pelayanan, rajin nyebut-nyebut TUhan , TAPI hidupnya ancur-ancuran. nyontek, gak mengasihi firman, ngomong yang gak membangun. Kalau diajak ngomong soal kehendak Tuhan mereka bilang, “ah ribet banget sih kaya begini aja harus tanya Tuhan!”
cape dehh..
Cmon guys, Tuhan merindukan sebuah hubungan. Dan sebuah hbuungan harus dibangun. Bukan automatically terjadi.
DIBANGUN = BAYAR HARGA. Ketika kau bangun pagi untuk saat teduh yang bener-bener untuk mendengar suara Tuhan, bukan sekedar RITUAL karena disuruh atau kalau gak saat teduh kayanya gak rohani. *Ampun!*.
Ketika kau ambil waktu khusus untuk berdoa. Ketika dalam hidupmu sehari-hari kau lakukan firman. Ketika dari HIDUPMU, orang bisa melihat Kristus. Ketika dari HIDUPMU orang bisa melihat kebenaran.
ketika kau gak mengambil keputusan seenak perutmu. Tapi membawa semuanya ke hadapan Tuhan dan belajar bertanya, “Tuhan, menurut Tuhan gimana?” — uh ini bayar harga banget terutama buat orang-orang yang logikanya meraja di hidupnya. Kalkulasi perhitungan otak biasanya membuat kita lupa untuk bertanya sama Tuhan. Bukan berarti gak boleh melakukan perhitungan dengan kepintaran kita. Tapi hasil dari perhitungan itu konsultasikan dengan Tuhan juag dong.
Why? Karena kita kau punya sebuah HUBUNGAN YANG INTIM dengan TUhan, HIDUPMU gak bakal sama lagi amin? So kalau orang yang bilang, saya punya hubungan yang baik dengan Tuhan tapi hidupnya kog gitu gituuu aja gitu ya, gua akan mempertanyakan hubungan yang baik macam apakah yang dimaksud? ehuehuehu.. coba baca firman deh. Dari kejadian sampe Wahyu, setiap orang yang punya hubungan intim dengan Tuhan never stay the same gitu lho. bahkan orang-orang ini berimpact buat sekitarnya..
Mari, jangan sia-siakan pengorbanan Tuhan.
mari jangan ikutin kebohongan iblis yang bilang, “kamu cukup punya hubungan yang biasa-biasa aja sama Tuhan”. NO! Rindukan sebuah hubungan yang luar biasa, amin?
Iblis gak mau kita punya hubungan yang luar biasa dengan Tuhan karena ketika kita punya hubungan luar biasa dengan Tuhan, kita akan menarik Kerajaan Allah turun dan MENDEPAK kerajaannya si iib! Kalau baca firman ya, kita bakla temuin, 1 ORANG BERSAMA DENGAN TUHAN, Itu bisa mengubahkan satu kota bahkan satu bangsa!!
So, hari ini, ambil keputusan untuk tidak lagi hidup biasa-biasa di hadapan Tuhan alias SUAM. Wahyu 3: 16 bilang, kalau kita suam-suam (gak dingin, atau gak panas) maka Tuhan bakal MUNTAHIN kita dari mulut Tuhan!
tah, orang-orang kategori nomer 1, nomer 2, siap-siap dimuntahkan heuehue.. Karena Matius 7:21 bilang, bukan setiap orang yang berseru-seru, “Tuhan, Tuhan” akan masuk kerajaan surga, tapi mereka yang melakukan KEHENDAK BAPA. Gimana tau KEHENDAK BAPA? Ya kalau kita punya HUBUNGAN YANG DEKAT dengan Bapa lah..
(Jadi berhentilah menipu diri sendiri.. Kalau kau sadar kau gak punya hubungan yang dekat dengan Bapa sehingga gak tau kehendak Bapa apa, silakan baca Matius 7 : 21 dengan penuh penghayatan, lalu bertobatlah heuheu)
Jadi, mari kita sama-sama cek ulang hidup kita. cek ulang semua pelayanan kita. cek gaya hidup kita. cek hubungan kita dengan Tuhan.
Masuk kategori manakah kita? Kalau masuk nomer 1 atau 2, ya uda, simpel aja, bertobat aja
Kalau uda masuk kategori 3, ya mari mengejar Tuhan lebih lagi, masuk ke dalam pengenalan akan Tuhan yang lebih dalam,jangan sombong, bertobat terus setiap hari, diperbaharui terus semakin serupa dengan Kristus, amin!!!menipu diri sendiri.. Kalau kau sadar kau gak punya hubungan yang dekat dengan Bapa sehingga gak tau kehendak Bapa apa, silakan baca Matius 7 : 21 dengan penuh penghayatan, lalu bertobatlah heuheu)
Jadi, mari kita sama-sama cek ulang hidup kita. cek ulang semua pelayanan kita. cek gaya hidup kita. cek hubungan kita dengan Tuhan.
Masuk kategori manakah kita? Kalau masuk nomer 1 atau 2, ya uda, simpel aja, bertobat aja
Kalau uda masuk kategori 3, ya mari mengejar Tuhan lebih lagi, masuk ke dalam pengenalan akan Tuhan yang lebih dalam,jangan sombong, bertobat terus setiap hari, diperbaharui terus semakin serupa dengan Kristus, amin!!!
ona…
akirna blogna update jg ya na… 


makasih yah sisszzie.. menguatkan banget deh postingnya…
pas gue baca, gue lg tired bgt.. hehe.. tiap kali ketemu lu perasaan gue tired mulu ya na.. hahah.. si sanguine ini ngaco deh hidupnya… tp berlimpah kasih karunia..
makasih ya…
god bless ona…